Taksonomi disebut juga sebagai tingkat pengelompokkan, dikembangkan pertama kali noleh ilmuwan Swedia, Carolus Linnaeus. Tingkatan ini disusun berdasarkan kelompok (takson), mulai dari yang paling umum sampai kepada kelompok yang paling khusus, dengan urutan tingkatan sebagai berikut: Regnum/Kingdom, Divisio/Phyllum, Classis, Ordo, Familia, Genus, dan Species. Sistem tata nama yang digunakan disebut "binomial nomenclatur" yaitu pemberian nama jenis/spesies dengan menggunakan dua kata. Misalnya: nama ilmiah untuk padi adalah Oryza sativa.